Cara Instal Windows 10

Tidak ada sepeser rupiah pun yang akan kamu keluarkan untuk bisa mengetahui dan menguasai ilmu cara instal Windows 10.

Artikel ini akan memandumu melakukan instalasi sistem operasi Windows terbaru dari awal hingga akhir. Microsoft membuat Windows 10 sangat mudah diinstal.

Selain itu, perusahaan elektronik asal Amerika Serikat tersebut berhasil membuat sistem operasi paling fleksibel dengan opsi modifikasi dan pengaturan yang sangat mudah diakses dan dikuasai oleh orang awam.

Tidak mengherankan jika banyak orang langsung mengupgrade Windows terdahulunya ke Windows 10.

Tutorial Cara Instal Windows 10 Anti Gagal

Ada 3 fase yang akan kamu lewati dalam rangkaian proses instalasi Windows 10. Ke-3 fase tersebut adalah mengatur BIOS, mengatur partisi, dan tentu saja menginstal Windows 10.

Artikel ini akan membahas ketiga fase tersebut dan memandumu memasang Windows 10 di PC atau laptopmu. Berikut adalah panduan cara instal Windows 10 yang bisa kamu simak dan kuasai dengan mudah.

Baca Juga : Cara Melihat Tipe Laptop

1. Persiapan Pra Instalasi Instal Windows 10

Ada beberapa hal yang perlu kamu persiapkan dan mantapkan sebelum melakukan instalasi Windows 10.

Persiapan-Pra-Instalasi
  • Perhatikan sistem minimum dari Windows 10.
  • Komputer yang tidak memenuhi sistem minimum tidak akan bisa menginstal Windows 10.
  • Kamu memerlukan media instalasi Windows 10.
  • Ada 2 media instalasi Windows 10 yang paling umum. Pertama, DVD dan kedua, USB flahsdisk. Tidak ada beda dalam prosedur instalasi keduanya. Yang pasti, kamu harus memiliki minimal 1 media.
  • Kamu harus memastikan tidak ada gangguan kelistrikan. Gangguan kelistrikan seperti mati listrik bisa berakibat fatal jika terjadi dalam proses instalasi.
  • Untuk pengguna laptop, isikan daya dari awal proses instalasi. Baterai laptop kemungkinan akan habis di tengah proses instalasi. Jadi, dari awal kamu harus mengantisipasi kemungkinan tersebut.
  • Waktu instalasi berkisar antara setengah hingga 1 jam.
  • Lakukan instalasi di waktu santai dimana tidak ada interupsi dan tidak kamu lakukan secara terburu-buru.

2. Mengatur BIOS Untuk Instal Windows 10

Pengaturan BIOS dilakukan agar komputer mendeteksi media instalasi. Aturan normalnya, komputer akan mendeteksi hardisk.

Setelah dilakukan pengaturan, komputer akan mendeteksi media instalasi sehingga nantinya, kamu bisa menginstal Windows di komputermu. Jika hal ini tidak dilakukan maka OS tidak akan terpasang.

  • Hidupkan atau restart komputer.
  • Untuk masuk ke BIOS, tekan tombol Delete atau DEL.
Mengatur-Pengaturan-BIOS
  • Tombol ini bisa berbeda dan bervariasi bergantung manufaktur laptop atau PC-mu.
  • Tekan berulang kali jika kamu gagal masuk BIOS.
  • Setelah sukses masuk ke BIOS, akses tab Boot.
  • Perhatikan urutan boot. Hard Drive selalu ada di urutan teratas.
  • Kamu harus mengubahnya dengan media instalasi, dalam hal ini adalah CD-ROM Drive.
  • Pindahkan atau geser CD-ROM Drive menggantikan Hard Drive di urutan teratas.
Kamu-harus-mengubahnya-dengan-media-instalasi-dalam-hal-ini-adalah-CD-ROM-Drive
  • Selanjutnya, kamu masukkan media instalasi Windows 10.
  • Simpan dan keluar dari BIOS untuk menyetujui perubahan yang kamu lakukan.

Baca Juga : Mempercepat Windows 7

3. Mulai Menginstal Windows 10

Kamu telah berhasil menjadikan CD-ROM Drive sebagai boot utama komputer. Artinya, proses instalasi Windows 10 siap dimulai. Hampir semua langkah pada proses instalasi ini dipandu dengan baik oleh Microsoft.

Jadi, kamu sebenarnya tidak akan mengalami kesulitan berarti untuk menginstal Windows.

  • Untuk memulai menginstal Windows, tekan tombol apapun di keyboard.
  • Setelah itu, kamu diharuskan untuk memilih bahasa.
  • Kamu bisa memilih bahasa Indonesia atau English.
Kamu-bisa-memilih-bahasa-Indonesia-atau-English
  • Format waktunya pun bebas. Hal yang sama juga berlaku untuk keyboard dan metode input.
  • Hanya saja kamu harus konsisten. Jika satu pilihan Indonesia, maka begitu juga pilihan lainnya.
  • Selanjutnya, klik Next.
Untuk-memulai-proses-instalasi-pilih-Install-Now
  • Untuk memulai proses instalasi, pilih Install Now.
  • Sekarang, saatnya kamu memasukkan Product Key Windows 10.
Sekarang-saatnya-kamu-memasukkan-Product-Key-Windows-10
  • Klik Next untuk melangkah ke proses selanjutnya.
  • Jika memang ada waktu dan berkenan, kamu bisa membaca syarat dan ketentuan.
  • Jika sudah, centang I accept… dan klik Next.
Jika-sudah-centang-I-accept…-dan-klik-Next
  • Pada tahap ini, kamu pilih instalasi Windows secara Custom. Opsi ini kamu pilih karena kamu akan melakukan instalasi dari nol atau Clean Install.
Pilih-custom

4. Mengatur Partisi Hardisk Untuk Instal Windows 10

Proses selanjutnya yang akan kamu hadapi dalam rangkaian cara instal Windows 10 ini adalah membuat partisi hardisk.

Tahap ini adalah tahap yang penting dimana kamu nantinya mengatur porsi kapasitas dalam setiap partisi yang kamu buat. Efeknya akan terasa pada pengelolaan ruang penyimpanan internal.

Meskipun penting, kamu tidak perlu takut jika pada praktikknya mengalami kegagalan. Kegagalan yang dimaksud adalah kesalahan dalam pengalokasian ruang penyimpanan.

Baca Juga : Cara Aktivasi Windows 10

Ada banyak aplikasi yang bisa membantu kamu melakukan partisi ulang di kemudian hari. Jadi tetap tenang dan santai saja.

Mengatur-Partisi-Hardisk
  • Kamu akan mengatur partisi hardisk di komputer.
  • Untuk membuat partisi baru, kamu pilih New.
  • Untuk memformat partisi, kamu pilih Format.
  • Pastikan kamu mengalokasikan data dengan tepat.
  • Untuk menghapus partisi, kamu pilih Delete.
  • Berikan ruang penyimpanan yang cukup pada partisi sistem.
  • Klik Next untuk melanjutkan proses.

5. Menyelesaikan Instalasi Windows 10

Proses terakhir ini akan kamu hadapi dengan cepat. Kendati demikian, kamu akan mengalami kejadian restart beberapa kali. Jangan kaget jika kamu mengalaminya. Hal tersebut wajar dan bagian dari prosedur.

Pada fase ini juga kamu mungkin mengalami error yang menyebabkan instalasi Windows 10 gagal dilakukan.

  • Setelah kamu mengklik Next, maka proses instalasi akan diselesaikan.
  • Kamu akan melihat proses instalasi dalam tahapan yang muncul dalam layar.
  • Tidak ada yang bisa kamu lakukan disini kecuali menunggu.
  • Restart komputer secara otomatis akan terjadi.
Restart-komputer-secara-otomatis-akan-terjadi
  • Kejadian tersebut akan terjadi berkali-kali. Jadi, tidak perlu kaget karena itu normal.
  • *Ketika restart, cabut flashdisk (jika kamu menggunakan media instalasi tersebut). Jika tidak, maka potensi pengulangan terus menerus bisa terjadi.
Setelah-proses-selesai-kamu-akan-diminta-untuk-mengisi-nama-dan-pengaturan
  • Setelah proses selesai, kamu akan diminta untuk mengisi nama dan pengaturan.
Silakan-isi-dengan-bebas
  • Silakan isi dengan bebas.
  • Setelah semuanya selesai, kamu akan otomatis masuk ke Windows.
  • Selamat, sekarang komputermu telah berhasil diinstal Windows 10.

Ada kesalahan yang biasanya muncul pada proses akhir ini. Salah satu yang populer adalah munculnya error pada getting files ready for installation.

Jika ini terjadi padamu, kemungkinan besar kamu harus mengulang proses instalasi dari awal. Bagaiaman jika ini terjadi terus menerus?

Ada kemungkinan, memori atau RAM yang kamu gunakan kualitasnya sudah tidak baik lagi. Jika terus berlanjut, kamu mungkin bisa menyelesaikan masalah ini dengan mengganti RAM dengan yang baru.

Coba uji dengan menggunakan RAM dari komputer lain. Jika sukses maka betul kamu harus ganti memori.

Baca Juga : Cara Aktivasi Windows 10

Penutup

Selesainya proses instalasi Windows ini adalah awal dari proses-proses lainnya. Proses apakah itu? Proses untuk menginstal dan memperbaharui driver dari hardware yang terpasang di komputermu.

Kamu juga masih harus menginstal beragam aplikasi yang akan kamu andalkan bersama Windos 10.

Jika kamu mengikuti cara instal Windows 10 di atas, seharusnya kamu tidak mengalami kendala apapun. Jika masih gagal, membawa laptop atau PC-mu ke tukang servis bisa menjadi pilihan sekaligus solusi.

Tutorial instalasi di atas bisa juga kamu gunakan untuk cara menginstal ulang Windows 10.

You might also like